Categories
Uncategorized

Sejarah Jembatan Ampera

Sejarah Jembatan Ampera – Kota Palembang di Sumatra selatan tidak hanya dikenal karena irama! Kota ini berisi banyak hal, termasuk sejarah peradaban kerajaan Sri Wijaya. Salah satu ikon kota di ujung selatan Pulau Sumatra adalah jembatan Ampera, yang bahkan dikenal di seluruh Indonesia.

Jembatan Ampera telah menjadi simbol kota Palembang karena menghubungkan wilayah sungai Musi. Jembatan Ampera adalah kebanggaan masyarakat Palembang, karena jembatan ini tidak hanya merupakan penghubung antara daerah hulu dan hilir, tetapi juga berkontribusi berpendidikan.com terhadap transportasi reguler. Maka wajarlah jika jembatan ini sangat membanggakan masyarakat Palembang.

Sejarah-Jembatan-Ampera
Sejarah Jembatan Ampera

Sejarah jembatan Ampera

Sejarah jembatan Ampera Jembatan Ampera dibangun pada tahun 1962 dengan mengorbankan penyitaan Jepang. Ini juga terjadi dengan pembangunan Monumen Nasional Jakarta. Jembatan ini awalnya disebut Jembatan Soekarno, presiden Indonesia saat itu. Nama yang diberikan dianggap sebagai bentuk penghormatan atas jasa Presiden Sukarno pada waktu itu. Namun, Presiden Sukarno kurang bahagia karena dia tidak ingin menciptakan tren individu tertentu. Karena alasan ini, nama jembatan pada tahun 1960 disamakan dengan slogan rakyat Indonesia, yaitu mandat penderitaan rakyat atau disingkat Ampera.

Struktur jembatan Ampera dijelaskan sebagai berikut:

  • Jembatan Ampera dibangun dengan panjang 1.117 meter dan lebar 22 meter
  • Sementara ketinggian jembatan Ampera adalah 11,5 di atas permukaan air, ketinggian menara mencapai 63 m di atas tanah.
  • Ada jarak sekitar 75 meter antara menara dan jembatan seberat 944 ton

Pembangunan jembatan Ampera sengaja diperjuangkan oleh Bung Karno untuk melakukan perjuangan membangun jembatan di atas sungai Musi. Sosoknya sangat dikagumi di wilayah Palembang ini.

Pengembangan jembatan Ampera

  • Pada tahun 1990, dua pendulum di setiap sisi jembatan Ampera harus diturunkan. Mengingat usia jembatan, yang menua, dikhawatirkan pendulum itu, seberat 500 ton, akan jatuh pada bagian orang. (Baca juga: Sejarah Alat Musik Angklung)
  • Pada tahun 1981 jembatan Ampera direnovasi karena sering bertabrakan dengan pengangkut batubara. Restrukturisasi menghabiskan sekitar 850 juta rupee. Pembaruan bertujuan untuk mencegah kerusakan yang disebabkan oleh tabrakan pembawa batubara. Tabrakan terus-menerus khawatir bahwa jembatan akan runtuh.
  • Pada tahun 1970, jembatan Ampera mulai mengelola arus lalu lintas dari orang-orang Palembang, yang sebenarnya melakukan berbagai kegiatan ekonomi. Ampera tidak lagi diangkat di tengah jembatan. Ini karena waktu mengangkat dan menurunkan sekitar 30 menit mengganggu aliran lalu lintas hulu dan hilir. Ini berarti bahwa bagian tengah tidak lagi dihapus. (Baca juga: Sejarah Hari Ibu di Indonesia)
  • Setelah kemerdekaan Indonesia, sulit bagi orang untuk menyeberang mereka hulu dan hilir di daerah-daerah yang dipisahkan oleh Musi. Karena itu, transportasi disebut perahu atau tongkang untuk menyeberangi sungai Musi. Orang Palembang bertanya kepada Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno mengatasi masalah transportasi di wilayah sungai Musi dengan membangun jembatan. Proposal itu dengan cepat disetujui oleh Sukarno.
  • Jembatan Ampera dibangun pada tahun 1962 dengan para ahli Jepang atas prakarsa Presiden Sukarno. Pendanaan untuk pembangunan jembatan itu berasal dari pasokan 2,5 miliar yen selama perang Jepang. Selain itu, berbagai spesialis konstruksi Jepang terlibat dalam proyek ini. Di tengah jembatan, ballast pendulum (500 ton) memungkinkan pengangkatan di kedua sisi. Kemampuan untuk mengangkat badan jembatan diperkirakan hingga sepuluh tahun setelah pembangunannya. (Baca juga: Sejarah Kerajaan Islam di Indonesia)
  • Jembatan Ampera secara resmi digunakan pada tahun 1965 dan diresmikan oleh Letnan Jenderal Achmad Yani pada 30 September tahun itu. Jembatan itu kemudian disebut Jembatan Bung Karno. Namun, setelah masalah politik pada tahun 1966, nama jembatan diubah menjadi Ampera atau disebut proyek Musi oleh orang-orang Palembang. Ini adalah debut terakhir Letnan Jenderal Achmad Yani di Palembang, Sumatra selatan, karena ia menjadi korban pembunuhan 30 S-PKI pada hari berikutnya (Subuh, 1 Oktober 1965).
  • Pada masa orde baru, yang dipimpin oleh walikota Eddy Santana Putra, jembatan Ampera didekorasi sedemikian rupa sehingga jembatan Ampera berfungsi sebagai ikon utama kota Palembang. Ini sangat dihargai oleh orang-orang Palembang karena melestarikan warisan sejarah kemerdekaan Palembang. Berbagai ornamen digunakan untuk menghias jembatan mulai dari lampu hingga warna. Sampai akhirnya jembatan Ampera benar-benar menuju kejayaannya. Jembatan Ampera sering menjadi tempat acara penting dan terkenal atas nama kota Palembang.
  • Pada tahun 1997 terjadi kekacauan ketika berbagai ornamen dan lampu hias dicuri. Sejak itu, jembatan Ampera tidak lagi didekorasi dengan ornamen atau lampu mahal. Ampera saat ini diawetkan dalam bentuk lain seperti pembaruan cat dan perbaikan bagian jalan.

Baca Juga :

Categories
Uncategorized

Menggunakan Agen Perjalanan Atau Membeli Tiket Dari Maskapai

Ketika Anda ingin pergi berlibur dengan Paket wisata Medan dan membutuhkan penerbangan, Anda memiliki dua opsi utama untuk membeli tiket itu. Anda dapat membeli tiket dari maskapai langsung atau dari agen perjalanan. Selama beberapa dekade, membeli tiket dari maskapai adalah pilihan terbaik bagi banyak orang, kecuali mereka merencanakan seluruh paket liburan dengan agen perjalanan.

Bahkan jika Anda tidak berniat melakukan perencanaan liburan lain dengan agen, Anda kadang-kadang masih bisa mendapatkan penerbangan melalui mereka. Tapi apa bedanya, sungguh, dan apakah satu opsi lebih baik dari yang lain?

Untuk menjawab pertanyaan itu, Anda harus terlebih dahulu menentukan layanan apa yang ditawarkan agen perjalanan. Saat ini, Internet adalah cara utama untuk memesan tiket bagi banyak orang. Situs web menjual ribuan tiket setiap hari.

Apakah ini agen perjalanan? Beberapa mengatakan ya, karena mereka berfungsi sebagai pihak ketiga yang membantu Anda merencanakan liburan Anda sementara yang lain mengatakan tidak karena situs web ini sebenarnya tidak memiliki paket liburan yang mirip dengan yang ditawarkan oleh agen perjalanan lokal Anda.

Untuk saat ini, mari kita asumsikan bahwa ini bukan agen perjalanan dan lihat perbandingan hanya antara maskapai itu sendiri dan agen perjalanan yang merencanakan paket liburan untuk pelancong.

Saat Anda membeli langsung dari maskapai, harga tiket akan sangat tergantung pada tanggal dan waktu perjalanan Anda. Biasanya, Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah jika Anda bepergian pada hari Selasa, Rabu, atau Kamis.

Anda juga dapat menghemat uang, sebagian besar, jika Anda bersedia melakukan perjalanan pada waktu yang biasanya orang lain tidak ingin bepergian, seperti larut malam. Dengan maskapai tidak ada perantara, jadi Anda tidak membayar biaya komisi apa pun selama perjalanan.

Itu tidak benar ketika datang ke agen perjalanan. Ketika Anda memesan penerbangan melalui agen, Anda membayar mereka komisi untuk waktu mereka. Ini tidak berarti bahwa Anda akan membayar harga yang lebih mahal secara keseluruhan. Agen perjalanan biasanya membeli tiket dalam jumlah besar. Itu tidak berarti bahwa mereka membeli semua kursi dalam satu penerbangan tentu, meskipun itu dapat terjadi dalam beberapa situasi.

Apa itu biasanya berarti bahwa agen perjalanan berkomitmen untuk menjual sejumlah penerbangan tertentu atau jumlah dolar tertentu dari maskapai itu setiap bulan atau setiap tahun. Sebagai imbalan untuk bisnis mereka, maskapai ini menjual kursi kepada mereka dengan harga lebih murah. Jadi, bahkan ketika Anda menambahkan komisi di atas harga itu, dalam banyak kasus, Anda masih membayar kurang dari yang akan Anda bayarkan untuk membeli langsung dari maskapai.

Ketika Anda membeli penerbangan dari agen perjalanan, Anda mungkin juga akan mendapatkan kesepakatan karena Anda membayar lebih di daerah yang berbeda. Misalnya, mungkin agen perjalanan Anda mengumpulkan paket liburan yang harganya bahkan $ 1000. Ketika Anda melihat daftar terperinci, Anda mungkin dikenai $ 300 untuk penerbangan, $ 400 untuk kamar hotel, dan sisa uang itu untuk kegiatan yang telah Anda rencanakan serta komisi. Seandainya Anda merencanakan perjalanan sendiri, baik penerbangan dan kamar hotel akan menjadi $ 400. Jadi, Anda tidak lagi menabung di hotel, tetapi Anda menghemat $ 100 untuk penerbangan.

Agen perjalanan mungkin menggunakan koneksinya untuk menghemat hanya $ 50 dalam penerbangan, tetapi ia dapat memberi Anda penghematan yang lebih besar karena mereka menagih Anda harga penuh untuk kamar hotel, meskipun kamar itu dijamin dengan setengah harga.

Ini adalah tabungan yang salah tempat, tetapi tetap merupakan tabungan untuk Anda, dan agen perjalanan Anda juga menghasilkan uang dalam transaksi. Namun, jangan secara otomatis berasumsi bahwa jika Anda baru saja memesan penerbangan, Anda akan mendapatkan harga rendah yang sama. Ketika Anda berurusan dengan paket liburan, penghematan yang Anda lihat tidak selalu secara khusus dikaitkan dengan harga tiket pesawat.

Kedengarannya membingungkan? Pikirkan seperti ini: dengan maskapai penerbangan, Anda membeli tiket tanpa perubahan harga, dan dengan agen perjalanan, Anda membeli tiket dengan berbagai biaya dan diskon terlampir. Siapa yang memiliki garis bawah yang lebih baik? Ini bervariasi dari situasi ke situasi.

Anda kemudian dapat memasukkan “agen perjalanan” yang merupakan situs web yang menjual tiket diskon. Mereka melakukan hal yang sama dengan agen perjalanan biasa karena harganya lebih murah, tetapi beberapa mungkin mengenakan biaya komisi.

Dengan situs-situs seperti ini, harga yang lebih rendah itu berasal dari kemampuan mereka untuk menjual kursi pada menit terakhir, jadi, keuntungan sebenarnya di sini adalah biasanya untuk pelancong di menit terakhir. Pada dasarnya, di mana pun Anda membeli tiket, pastikan untuk melakukan banyak perbandingan belanja harga.

Categories
Uncategorized

Mengenal Apa Itu Kain Fleece

Diketahui bahwa dalam industri tekstil bahan kutub adalah salah satu yang paling diminati wanita pertama. Kain ini sangat terkenal karena memiliki sifat ekologis.

Untuk menambahkan informasi dan informasi tentang bahan bulu domba, dengarkan diskusi di bawah ini.

Bahan Fleece
Bahan Fleece

Bagaimana Cara Membuat Kain Fleece

Biasanya, bulu dibuat menggunakan benang Woll yang ditiru sebagai bahan baku. Komposisi kemudian akan dikombinasikan dengan bahan lain, seperti katun dan poliester. Apa yang kita ketahui tentang bulu poliester. Selain itu, ada juga bulu bambu, yang terdiri dari campuran wol dan kapas bambu.

Baca Juga : Karakteristik Bahan Kain Diamond Crepe

Metode pembuatan bahan bulu domba juga cukup unik, karena prosesnya dimulai dengan putaran benang rajutan hingga berbentuk kain. Sementara ukuran benang dan ragiut karenanya akan menentukan ketebalan wol.

Diameter kawat yang lebih besar menunjukkan bahwa bahan tersebut memiliki tekstur yang lebih halus dan bobot yang lebih ringan. Sedangkan benang dengan jumlah lebih kecil akan menghasilkan kain yang lebih tebal.

Tekstur Kain Fleece

Karena banyak dijual di pasaran, sebenarnya tidak sulit untuk mengetahui apa karakteristik kain bulu itu. Bayangkan sebuah kain yang memiliki tekstur dengan eksterior lembut dan rambut kecil. Sementara itu, interior memiliki tingkat panas yang tinggi dan dapat menyerap keringat, panas atau air sumur.

Tidak hanya itu, bahan fleece juga memiliki kemampuan bernapas baik di dalam maupun di luar. Karena itu, dapat dipastikan bahwa sirkulasi udara yang akan dicapai oleh kulit saat mengenakan Flecee akan lebih baik daripada jenis kain lainnya.

Fleece juga dikenal memiliki elastisitas tinggi, sehingga pengguna tidak perlu khawatir meregangkan atau melonggarkan kain jika dipinjam dari orang lain dengan postur yang lebih tinggi. Dengan kata lain, bahan bulu ini sangat fleksibel. Jika cotton combed biasanya digunakan untuk membuat kemeja, bahan wol ini biasanya terbuat dari sweater.

Produk Yang Menggunakan Kain Fleece

Secara umum, bahan bulu domba digunakan untuk membuat bagian dalam jaket luar ruangan atau sweater. Namun, di Indonesia, yang memiliki iklim tropis, bulu dapat diubah menjadi berbagai jenis produk, seperti selimut, lembaran cacat, dan sebagainya. Banyak penjual Tokopedia menjual selimut dengan bahan ini.

Cara Merawat Bahan Kain Fleece

Meskipun bahan bulu domba sangat umum di pasaran dan banyak yang memilikinya, tetapi sedikit yang tahu cara menanganinya. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang Fleece Care, sehingga tidak memengaruhi kualitasnya.

• Tidak seperti kain dengan karakteristik bulu lainnya, wol ini aman, bahkan jika dicuci dengan mesin. Tetapi dengan catatan, suhu harus diatur ke titik terendah dan rotasi paling lambat.
• Penggunaan pemutih, pemanis atau deodoran saat mencuci bahan bulu dilarang. Karena semua produk yang disebutkan di atas dapat merusak penyerapan dan impermeabilitas bahan bulu domba.
• Saat pengeringan, letakkan bagian dalam kain di bagian luar agar kain tidak pudar. Selain itu, yang terbaik adalah mengeringkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari agar tetap tahan lama.
• Karena bahan bulu domba sangat sensitif terhadap panas berlebih, penyetrikaan tidak disarankan. Untuk menjaga perawatan pakaian, setelah dijemur, mereka bisa dilipat langsung dan kemudian diletakkan di lemari pakaian.

Categories
Uncategorized

Jenis Kain Berdasarkan Jenis Serat

Serat alami, berasal dari bahan alami, yaitu tumbuhan dan hewan. Serabut hewani umumnya berasal dari bulu hewan, sedangkan serat nabati umumnya berasal dari bagian tanaman, seperti kulit kayu, batang, akar, daun.

Serat alami sebenarnya lebih sulit untuk diproduksi daripada serat buatan, tetapi dengan keunggulan serat alami yang lebih dingin dan lebih nyaman digunakan, yang membuat harganya lebih mahal daripada serat buatan.

Jenis-jenis kain yang termasuk dalam serat alami meliputi:

Serat Linen / Flax

Ini adalah serat dari jenis batang. Linen adalah jenis kain yang dibuat untuk pertama kalinya oleh orang-orang dari zaman prasejarah 500-1000 SM.

Jenis pakaian dalam ini cenderung kaku dan tebal dan sering digunakan sebagai sprei, handuk, gorden, seprai. Kain ini digunakan di Mesir kuno untuk membungkus mumi, karena dianggap sebagai simbol kemurnian dan cahaya.

Saat ini penggunaan linen sering diganti dengan kapas, karena lebih mudah didapat.

Serat Kapas

Berasal dari tanaman kapas dan lebih dikenal dengan nama jenis kain katun. Jenis kain katun ini lebih mudah diperoleh dan harganya terjangkau, seratnya nyaman dan dapat digunakan di semua bidang kehidupan.

Serat kapas sangat penting dalam industri tekstil karena bahannya sudah tersedia, sangat tahan. Sifat kapas kurang musim semi, yang membuat kapas sedikit kusut.

Kapas dipintal dan kemudian diubah menjadi benang, akhirnya dianyam menjadi kanvas. Industri tekstil sangat bergantung pada kapas sebagai bahan utama.

Serat Jute

Serat rami berasal dari Afrika dan telah digunakan oleh Mesir. Budidaya rami telah menyebar ke Asia, khususnya India dan Pakistan. Serat rami berasal dari batang kulit tanaman Corchoruscapsularis dan Corchorusolitorius.

Karakteristik fisik serat rami adalah serat dan kekuatannya bersinar sementara permukaannya kasar. Rami dapat ditanam di daerah tropis atau subtropis, dengan kondisi iklim yang panas dan lembab, kadang tumbuh dengan baik di tepi sungai. Serat goni digunakan untuk membuat jok dan tas.

Serat Rami

Serat rami diperoleh dari strain tanaman Boehmeria Nivea. Flax telah tumbuh di Indonesia sejak zaman kolonial Belanda. Serat rami juga telah digunakan sebagai mumi pembukngkus selama 5000 tahun sebelum masehi.

Di Jepang, serat tami digunakan sebagai bahan untuk produksi kimono. Serat rami tahan terhadap bakteri dan tanaman obat. Karakteristik fisik serat rami adalah warnanya yang putih cerah dan tidak mudah berubah warna.

Serat linen sangat dihargai oleh desainer karena teksturnya yang nyaman dan cocok untuk pakaian apa pun

Categories
Uncategorized

Temukan rahasia desain interior profesional

interior rumah minimalis mungkin membutuhkan bertahun-tahun pengetahuan dan bantuan profesional. Jika Anda menggunakan pendekatan ini, Anda sama sekali salah! Siapa pun dapat berpartisipasi dalam desain interior dengan informasi dan saran yang tepat. Gunakan tips dalam artikel di bawah ini untuk beralih dari pemula ke profesional otodidak yang berpengalaman!

Jika Anda merencanakan proyek desain interior, Anda harus menyesuaikan semua tekstur dan warna sebelum memulai. Jika Anda tidak merencanakan semuanya sebelumnya, Anda mungkin memperhatikan bahwa Anda pada akhirnya menyimpang dari rencana semula. Ini tidak baik karena membutuhkan hasil yang terlihat terorganisir.

Gunakan cermin saat mendekorasi rumah Anda. Cermin sangat nyaman, terutama jika Anda tinggal di ruang kecil. Cermin pada satu atau dua dinding bukan hanya rambut nyaman yang diperbaiki dengan cepat. Saya bisa memberi ilusi lebih banyak ruang. Cermin yang ditempatkan secara strategis dapat memberikan keajaiban untuk membuka ruangan.

Langkah pertama dalam proyek desain interior adalah menentukan mood untuk menciptakan ruang. Apakah Anda mencoba menghadirkan kedamaian damai atau energi yang hidup, Anda dapat menciptakan tampilan yang konsisten untuk kamar Anda dengan memilih desain dan mempertahankan suasana.

Nonaktifkan rumah jika Anda ingin menyelesaikan tugas renovasi sederhana. Dengan menghilangkan kekacauan, pemilik dapat mengetahui dengan lebih jelas apa yang harus dilakukan di sebuah ruangan. Selain itu, gangguan ini seringkali tidak nyaman atau mengundang orang lain untuk melihatnya. Alih-alih membuang barang-barang, donasi ke badan amal atau donasi ke tetangga.

Saat mendesain ruang modern dan modern, mengintegrasikan tekstur ke dalam bahan kamar Anda. Jika furnitur dan furnitur berat dari bahan halus seperti kaca, plastik biasa, logam atau kayu yang dipoles, tambahkan bahan bertekstur untuk menciptakan detail yang mencolok dan menciptakan ruang yang lebih menarik.

Perhatikan detailnya. Hal-hal kecil bisa berdampak besar. Misalnya, Anda dapat memilih dekorasi, perawatan jendela, gadget, dll. Alih-alih membeli furnitur baru atau merenovasi lantai sepenuhnya, itu didasarkan pada topik tertentu.


Saran yang bagus untuk desain interior adalah mulai mencari produk tulang. Anda tidak perlu membayar mahal untuk mendapatkan barang-barang antik yang menarik. Anda selalu dapat pergi ke toko lokal dan mencoba berdagang dengan mereka. Siapa tahu, bisa mengakhiri banyak percakapan.

Jika Anda memiliki denah lantai terbuka, pilih tema yang memanjang ke seluruh rumah Anda. Tidak semua rumah harus cocok, tetapi sesuatu harus menghubungkan setiap kamar. Ketika desain bertabrakan atau kontras, rumah terlihat berantakan dan keindahan setiap kamar terganggu.

Seperti yang Anda lihat, ada banyak cara untuk mendekati desain interior. Dengan begitu banyak rasa dan gaya, tidak ada cara yang benar atau salah untuk melanjutkan desain. Gunakan apa yang telah Anda pelajari dalam artikel ini, dan mungkin banyak lainnya, untuk mendesain rumah sesuai dengan keinginan Anda!

Categories
Uncategorized

Gagasan tentang bagaimana pemasaran multilevel dapat berhasil

Dalam hidup, kita semua tahu bahwa tidak ada yang terjadi secara ajaib. Anda tidak akan menerima satu juta dolar semalam tanpa upaya apa pun. Multilevel marketing memiliki potensi untuk menghasilkan laba yang baik, tetapi hanya jika Anda melihat tips dan trik seperti yang ada di artikel ini, pasti.

Jika ada hal-hal yang tidak berjalan baik untuk Anda mengenai penjualan, jangan mengecualikan mereka dari garis bawah. Ketika segalanya tidak berjalan baik bagi Anda, itu jatuh ke level lain di tim Anda. Jika Anda berada dalam krisis, cobalah untuk tetap semangat dan berikan pandangan optimis. Ini akan membantu menjaga moral tetap tinggi secara umum, dan Anda akan segera pulih dari kedamaian Anda.

Jangan memberi mereka kesan salah tentang orang lain dalam upaya bekerja dengan downline Anda. Ini hanya akan meninggalkan mereka nanti. Katakan kepada mereka bahwa mereka harus memiliki harapan yang sangat rendah untuk tidak menjadi kaya dalam semalam.

Pelajari tentang berbagai metode pemasaran. Anda mungkin pandai dalam penjualan langsung, tetapi Anda harus bereksperimen dengan teknologi. Anda dapat mencoba mencari tahu bagaimana internet marketing dapat membantu dalam mempromosikan bisnis Anda. Di sisi lain, jika Anda hebat dalam teknologi online, tetapi lemah dalam penjualan langsung, cobalah untuk meningkatkan keterampilan komunikasi Anda.

Belajarlah untuk mendengarkan dengan seksama. Pikirkan tentang penjualan Anda berikutnya atau buat komentar ketika tidak ada yang berbicara kepada Anda. Bahkan, ini dapat menyebabkan hilangnya informasi penting. Cobalah untuk hanya memperhatikan orang lain dan kata-kata mereka. Ini dapat membantu Anda lebih memahami kebutuhan mereka, sehingga Anda dapat meningkatkan keberhasilan penjualan produk.

Sabar dengan diri Anda sendiri. Proyek pemasaran multilevel yang sukses bisa memakan waktu lama untuk dibangun. Anda mungkin sudah mulai pemasaran pada beberapa tingkatan karena Anda ingin lebih banyak waktu luang untuk tugas Anda sendiri. Penting untuk diingat bahwa akan membutuhkan waktu untuk mencapai tingkat kesuksesan yang menopang kebebasan Anda. Pengalaman awal Anda dengan MLM dapat melibatkan banyak kerja keras untuk membuat proyek Anda menarik.

Pastikan Anda memiliki harapan yang realistis sebelum Anda memutuskan untuk terlibat dalam pemasaran bertingkat. Penciptaan pendapatan dan kesuksesan tidak seproduktif yang dipikirkan oleh banyak perusahaan pemasaran bertingkat. Secara statistik, hanya satu dari setiap 100 perwakilan pemasaran bertingkat yang menghasilkan uang atau berhasil. Selain itu, ada banyak praktik bisnis yang curang dan penipuan di dunia MLM, jadi berhati-hatilah.


Jadilah realistis dengan potensi Anda dalam peluang MLM. Ada banyak kebingungan tentang uang yang dapat disimpan untuk peluang MLM tertentu. Tetapi ini mungkin tidak realistis. Kerjakan pekerjaan rumah Anda dan cari tahu penghasilan apa yang benar-benar Anda harapkan. Ini akan membantu Anda untuk tetap pada itu.

Pastikan untuk bertanya kepada anggota yang berpengalaman pertanyaan yang sama yang akan ditanyakan pelanggan. Misalnya, jika produk atau layanan yang Anda berikan lebih mahal daripada produk yang serupa dengan perusahaan lain, cari tahu alasannya. Mungkin ada alasan bagus untuk ini, seperti penggunaan bahan berkualitas. Mengenal anak-anak ini secara detail akan membantu Anda melayani pelanggan dengan lebih baik.

Pastikan program pemasaran jaringan Anda benar-benar lebih fokus pada penjualan produk atau layanan, daripada mempekerjakan lebih banyak orang. Program waralaba yang berfokus pada MLM umumnya ilegal. Jenis struktur inilah yang membuat orang berpikir tentang MLM sebagai skema hierarkis atau Ponzi. Peluang waralaba nyata akan melibatkan penjualan produk atau layanan bernilai nyata, tidak hanya mempekerjakan lebih banyak orang.

Kiat-kiat ini memberi kiat yang mungkin berhubungan dengan artikel lain. Anda memiliki awal yang strategis, hanya menyatukan mereka. Hari ini adalah hari terbaik untuk fokus pada kesuksesan, jadi gunakan setiap saran yang tercantum di sini dan arahkan strategi Anda menuju tujuan Anda.

Categories
Uncategorized

Manajemen Pemberian Pakan Ternak Kambing

Manajemen Pemberian Pakan Ternak Kambing Di Desa Sukamulya

Pada lazimnya hewan kambing yakni salah satu macam ternak ruminansia kecil yang sudah dikenal secara luas di Indonesia. Ternak kambing di Indonesia memiliki potensi produktivitas cukup tinggi sebagai penghasil daging dan susu (dwiguna) serta kulitnya yang memiliki poin ekonomis.
Pada lazimnya usaha ternak kambing di Indonesia masih dilakukan secara tradisional dengan manajemen pemberian pakan belum baik sebab masih bersifat usaha sambilan bagi peternak sehingga produksi yang dihasilan belum optimal. Murdjito et al. (2011) mengucapkan bahwa rata-rata peternak kambing di Indonesia cuma memiliki modal kecil dengan cara pemeliharaan secara tradisional dalam skala 2-7 ekor.
Pemeliharaan ternak kambing di Desa Sukamulya masih bersifat tradisional, yang mana kambing dipelihara dengan memanfaatkan potensi hijauan yang tersedia di desa. Potensi hijauan yang tersedia sebagai pakan ternak kambing meliputi vegetasi rumput dan legum alam yang terdapat di lahan perkebunan karet.

Pemberian Pakan Ternak Secara Tradisional


Manajemen pemberian pakan pada ternak kambing yang dilakuan secara tradisional dapat diberi secara seketika (cut and carrry) pada ternak kambing yang dikandangan atau melepas kambing di perkebunan karet. Masalah pada ternak kambing di daerah ini yakni ketersedian pakan tergantung musim dan bersifat fluktuatif. Ternak kambing memanfaatkan pakan alami seadanya dengan ketersediaan pakan alami yang tergantung musim, pada musim penghujan pakan masih dapat tercukupinamun pada musim kemarau ternak kambing terjadi kekurangan pakan.
Pemberian pakan pada ternak kambing dengan memanfaatkan potensi hijauan seadanya dari lahan perkebunan karet akan mengakibatkan pertumbuhan ternak kambing menjadi terhambat, khususnya pada musim kemarau yang potensi hijauan betul-betul sulit untuk ditemui sehingga situasi ini tak pantas dalam menuju manajemen pemberin pakan yang diharapkan.
Untuk menuntaskan situasi tersebut perlu adanya teknologi penambahan pakan konsentrat sehingga keperluan ternak kambing dapat tercukupi. Menurut Sarwono (2005) pakan yang sempurna mengandung perlengkapan protein, kabohidrat, lemak, air, vitamin dan mineral yang betul-betul dibutuhkan ternak kambing untuk tumbuh dan berkembangbiak. Salah satu unsur penyebab rendahnya tingkat produktivitas ternak yakni rendahnya kwalitas bahan pakan yang awam terdapat di daerah tropis seperti Indonesia.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas ternak kambing yakni dengan meningkatkan kwalitas pakan yang diberi dan menerapkan manajemen pemberian pakan yang baik. Menurut keadaan sulit diatas karenanya perlu diadakannya praktek lapangan seputar manajemen pemberian pakan pada ternak kambing di Desa Sukamulya Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Tujuan dari Penelitian Lapangan ini yakni untuk mengetahui dan mempelajari manajemen pemberian pakan ternak kambing di Desa Sukamulya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Cara Pemeliharaan Ternak Kambing


Peternak di Desa Sukamulya pada lazimnya masih menerapkan cara pemeliharaan secara tradisional. Peternak memelihara kambing disekitar daerah tinggal dengan memanfaatkan potensi yang ada dilingkungan daerah tinggalnya.
Ternak kambing mendapatkan pakan yang berasal dari perkebunan dengan cara ternak kambing digembalakan atau ditambatkan di ladang atau kebun dengan memanfaatkan rumput yang ada di kebun tersebut. Sore harinya ternak kambing digiring pulang ke sangkar, dalam hal ini peternak belum memberikan pakan tambahan berupa konsentrat. Menurut Mulyono et al. (2007)cara pemeliharaan secara tradisional yang idealnya perlu ditambahkan pakan konsentrat.
Desa Sukamulya terdiri dari 4 dusun tiap-tiap dusun terdapat peternak yang memelihara kambing sebagai penghasilan tambahan disamping profesi utama sebagai petani karet. Peternak di dusun 1 dan dusun 2 Desa Sukamulya ternak kambing dikandangkan dengan penyediaan hijauan pakan secara terus menerus oleh peternak secara cut and carry yakni penyediaan hijauanpakan dengan cara dipotong dan diangkut.

Cara Pemeliharaan Pemberian Pakan Ternak Kambing


Peternak dikedua desa tersebut lazimnya mengangkut hijauan pakan dengan gerobak kecil, menerapkan pikulan dan sepeda motor. Penyediaan hijauan pakan ternak dengan cara cut and carry dikedua dusun tersebut dilakukan pada pagi hingga siang hari sekitar pukul 10.00-13.00 WIB atau pada siang hari hingga sore sekitar pukul 12.00-15.00 WIB, padahal dusun 3 dan 4 Desa Sukamulya yakni lahan perkebunan dengan permukiman penduduk yang tergolong sepi dan jarak antara rumah berjauhan.
Terdapat banyak perkebunan karet yang diaplikasikan sebagai penghasilan utama dari Desa Sukamulya sehingga ternak kambing digembalakan dibawah perkebunan karet yang ada di desa ini. Pemberian hijauan pakan ternak kambing yakni saat siang hari pada pukul 11.00 WIB ternak dibiarkan mencari rumput dan saat sore hari pukul 16.00 WIB ternak kembali di sangkar.
Menurut hasil dari penelitian karenanya dapat disimpulkan bahwa cara pemeliharaan ternak kambing di Desa Sukamulya menerapkan cara pemeliharaan tradisional. Pemberikan pakan kambing dengan cara cut and carry dilakukan untuk pakan malam hari dan digembalakan pada siang hari. Macam hijauan utama pakan ternak kambing yang terdapat di Desa Sukamulya yakni hijauan macam bayeman berupa leguminosa (Asystasia gangetica) hijauan ini diberi pada ternak kambing secara seketika ataupun pada saat digembalakan tanpa ada penambahan pakan konsentrat ataupun pakan tambahan lainnya.

Categories
Uncategorized

Kursus Ternak Kambing 2020

Grade Kambing Peranakan Ettawa


Pelatihan Ternak Kambing | Grade Kambing Peranakan Ettawa Mutu kambing PE di lokasi penelitian oleh masyarakat lebih diatur oleh sifat kualitatif ketimbang sifat kuantitatif. Sifat kualitatif kambing PE lebih didasarkan pada kedekatan darah dengan kambing Ettawa. Menurut Sumadi (2001), sifat kualitatif mencakup format umum, mata, rahang bawah, profil muka, bulu kaki belakang, tanduk, gelambir, kuping dan ambing.
Kambing PE, di tingkat peternak diseleksi dan dikatagorikan dalam 3 kelas atau grade kambing ialah grade A, B, dan C. Kambing PE kelas A dengan umur 2 tahun bisa mencapai tinggi punggung 90 cm, dan panjang lebih dari 1 m dengan berat rata-rata kurang lebih 100 kg (Noer, 2007). Padahal untuk kambing PE ras Kaligesing, dibedakan menjadi 4 grade ialah grade A, B, C dan D.
Kelas A mempunyai ciri-ciri kepala melengkung atau cembung dan tak berjambul, bibir bawah lebih kedepan, kuping melekat muka dengan lipatan kedepan sekitar 30 cm, bergelambir, tanduk ke belakang melingkari kuping, warna bulu hitam penuh dari kepala hingga leher, panjang gumba sekitar 70 cm, gembol atau rewos panjang dan tebal, lingkar dada lebar dan melengkung, ambing untuk betina dan testis untuk jantan mempunyai panjang yang sama (simetris), ekor besar seperti mawar dan lurus menyerupai tupai, tubuh besar dan sehat serta mempunyai kaki yang besar.
Dari hasil penelitian ini bisa disimpulkan bahwa ukuran-ukuran tubuh kambing PE induk di tempat pantai secara umum lebih rendah dibandingi dengan tempat pegunungan, sebaliknya kambing PE jantan, dara dan cempe mempunyai ukuranukuran tubuh yang lebih tinggi. Kambing PE di tempat pantai dan tempat pegunungan telah memenuhi prasyarat standar kambing PE bibit, namun ukuran-ukuran 48 Sains Peternakan Vol. 11 (1), 2013 tubuh dan bobot badan masih di bawah ratarata sehingga dikatagorikan dalam grade B bagus untuk betina dewasa, pejantan, dara dan cempe.

Categories
Uncategorized

Umrah Di Bulan Ramadhan Menyertai Pahala Haji

Umrah Di Bulan Ramadhan Menyertai Pahala Haji 2020

Umrah Di Bulan Ramadhan Menyertai Pahala Haji 2020_Salah satu perjalanan yang paling dicita – citakan oleh umat seluruh manusia yaitu ibadah umrah. Saat – saat dimana seorang hamba bisa beribadah dan bersujud dengan khusyuk di baitullah ( rumah Allah ).  Bila ditanya, tak ada barang satu orang bahkan umat islam yang tak merindukan tanah suci, apalagi Ka’bah di tanah haram Makkah. Ramadhon mana yaitu tempat dilakukannya dua aktivitas ibadah yang mulia yaitu haji dan umrah.

Umrah Di Bulan Ramadhan Menyertai Pahala Haji 2020_Salah satu perjalanan yang paling dicita – citakan oleh umat seluruh manusia yaitu ibadah umrah. Saat – saat dimana seorang hamba bisa beribadah dan bersujud dengan khusyuk di baitullah ( rumah Allah ).  Bila ditanya, tak ada barang satu orang bahkan umat islam yang tak merindukan tanah suci, apalagi Ka’bah di tanah haram Makkah. Ramadhon mana yaitu tempat dilakukannya dua aktivitas ibadah yang mulia yaitu haji dan umrah.

UMRAH DI BULAN RAMADHAN MENYAMAI PAHALA HAJI -Salah satu perjalanan yang paling dicita – citakan oleh umat seluruh manusia yaitu ibadah umrah. Saat – saat dimana seorang hamba bisa beribadah dan bersujud dengan khusyuk di baitullah ( rumah Allah ).  Bila ditanya, tak ada barang satu orang bahkan umat islam yang tak merindukan tanah suci, apalagi Ka’bah di tanah haram Makkah. Ramadhon mana yaitu tempat dilakukannya dua aktivitas ibadah yang mulia yaitu haji dan umrah.

 APAKAH ITU IBADAH UMRAH ?

Umrah (Arab: عمرة‎‎‎) yaitu ibadah umat Islam yang dikerjakan di Makkah al-Mukarramah terutama di Masjidil Haram. Ibadah umroh disebut juga sebagai haji kecil karena mempunyai kemiripan dengan ibadah haji, hanya saja dalam aktivitas umroh tak melakukan beberapa aktivitas didalam haji seperti wukuf, mabit dan melempar jumrah.

Berdasarkan bahasa, umroh artinya berkunjung ke suatu tempat. Sedangkan berdasarkan istilah, umroh artinya melakukan serangkaian ibadah seperti thawaf (mengitari Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran), sa’i (berlari-lari kecil) di antara dua bukit shafa dan marwah, lalu diakhiri dengan tahalul (memotong beberapa rambut kepala).

Dalam arti lain, umrah itu menyengaja (al-qasdu). Ialah sengaja berkunjung ke Baitullah untuk melakukanThawaf dan Sa’I dengan cara tertentu dan waktu yang tak ditentukan dengan niat karena Allah SWT.

Seluruh rangkaian ibadah itu dikerjakan sesudah tiap seorang muslim ihram (niat) untuk umroh dari batas-batas miqat yang telah ditentukan.

Berikut batas-batas miqat tersebut yaitu :

1. Yalamlam

Batas miqat yang ditentukan untuk penduduk Yaman atau bagi calon jamaah umroh yang datang dari arah selatan. Batas miqat ini berjarak ± sekitar 450 KM dari kota Mekah.

2. Rabigh (sebelumnya Juhfah)

Batas miqat yang ditentukan untuk jamaah umroh yang datang dari arah barat. Batas miqat ini berjarak ± sekitar 187 KM dari kota Mekah.

3. As-Sail (dulu disebut Qarnul Manazil)

Batas miqat yang ditentukan untuk penduduk Najd atau jamaah umroh yang datang dari arah timur. Batas miqat ini berjarak ± sekitar 94 KM dari kota Mekah.

4. Birr Ali (dulu disebut Dzul Hulaifa)

Batas miqat yang ditentukan untuk penduduk Madinah atau yang datang dari sebelah utara. Batas miqat ini berjarak ± sekitar 450 KM dari kota Mekah

5. Ji’ronah, Tan’im dan Hudaibiyah

Batas miqat yang ditentukan untuk penduduk kota Mekah. Batas-batas miqat tersebut masing-masing berjarak ± sekitar 22 KM (Ji’ronah), 5 KM (Tan’im) dan 29 KM (Hudaibiyah) dari kota Mekah.

TUJUAN DARIPADA IBADAH UMRAH

TAKZIM KEPADA ALLAH SWT

Poin pertama yang bisa kita persiapkan sebelum berangkat menuju Baitullah yaitu membiasakan diri untuk mengagungkan Allah SWT dengan berjenis-jenis syiar-syiar yang indah. Selain tersebut dikerjakan supaya jiwa ini terbiasa menyebut dan merayu asma Allah SWT dalam tiap kans, serta mensucikan seluruh sesuatu yang diagungkan oleh Allah SWT. Sesudah itu, karena tanah suci yaitu tempat yang mustajab untuk berdoa dan beribadah, maka sebaiknya kita terbiasa pula untuk memperbanyak sholat shunah, menyisihkan rejeki untuk beramal, merutinkan tilawah Al Qur’an, serta berdzikir dan berdoa.

SENANTIASA MENCARI RIDHO ALLAH SWT

Restu itu menanamkan sikap ridho. Tidak kepada Allah SWT bahwa hakekatnya seluruh sesuatu yang terjadi pada diri kita sepenuhnya atas kehendak -Nya. Selanjutnya lupa melatih diri untuk berlapang dada dalam melakukan ibadah semata-mata karna Allah Ta’ala. Dengan mempersiapkan sikap yang ridho dan melatih keikhlasan dalam diri, Insya Allah kita akan senantiasa berusaha yang terbaik saat melakukan ibadah di tanah suci nanti.

• MEMANJATKAN DO’A, MEMOHON TAUBAT KEPADA ALLAH SWT

Cuma sesudah melakukan usaha yang terbaik, poin terakhir yang perlu kita persiapkan yaitu meyakini bahwa seluruh ibadah yang kita lakukan di tanah suci yaitu ibadah terbaik yang bisa kita persembahkan. Lalu, kita mesti meyakini bahwa doa yang kita panjakan di tanah suci akan terkabul dan terampuni pula seluruh dosa-dosa kita.

 KEUTAMAAN MEMPERBANYAK IBADAH UMRAH

Hadits ini yaitu dalil yang menunjukkan keutamaan memperbanyak ibadah umrah. Selain ini disebabkan umrah mempunyai keutamaan yang agung, yaitu bisa menggugurkan dan menghapuskan dosa-dosa. Melainkan saja, mayoritas ulama menerangkan bahwa yang dimaksud dengan dosa-dosa di sini yaitu dosa-dosa kecil, dan tak termasuk dosa-dosa besar.

Kemudian, kebanyakan para ulama bahkan menyatakan bolehnya (seseorang) mempersering dan mengulang-ulang ibadah umrah ini dalam setahun sebanyak dua kali maupun lebih. Dan hadits ini jelas menunjukkan hal tersebut, sebagaimana ditunjukkan pula oleh Ibnu Taimiyah. Melainkan memang hadits ini jelas dalam hal pembedaan antara ibadah haji dan umrah. Juga, karena jika umrah hanya boleh dikerjakan sekali saja dalam setahun, niscaya (undang-undangnya) sama seperti ibadah haji, dan jika demikian mesti (dalam hadits) diceritakan, “Ibadah haji ke ibadah haji berikutnya…”. Melainkan, tatkala Nabi hanya mengatakan “Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya…”, maka hal ini menunjukkan bahwa umrah boleh dikerjakan (dalam setahun) secara berulang-ulang (beberapa kali), dan umrah tidaklah sama dengan haji.

Dan hal lain pula yang membedakan antara haji dan umrah yaitu; umrah tak mempunyai batasan waktu, yang jika seseorang terlewatkan dari batasan waktu tersebut maka umrahnya dihukumi tak resmi, sebagaimana halnya ibadah haji. Jadi, bisa difahami jika waktu umrah itu mutlak bisa dikerjakan kapan saja, maka hal ini menunjukkan bahwa umrah sama sekali tak menyerupai haji dalam hal keharusan dilakukannya sekali saja dalam setahun (lihat Majmu’ul Fatawa, 26/268-269).

Melainkan, Imam Malik berkata, “Makruh (undang-undangnya) seseorang melakukan umrah sebanyak dua kali dalam setahun” (lihat Bidayatul Mujtahid, 2/231). Dan ini juga yaitu pendapat beberapa para ulama salaf, di antara mereka; Ibrahim an-Nakha’i, al-Hasan al-Bashri, Sa’id bin Jubair dan Muhammad bin Sirin. Mereka berdalil; bahwa Nabi dan para temannya tak melakukan umrah dalam setahun tetapi hanya sekali saja.

Melainkan, hal ini bukanlah hujjah (dalil). Melainkan Nabi benar-benar menyarankan umatnya untuk melakukan umrah, sebagaimana beliau bahkan menerangkan keutamaannya. Beliau juga memerintahkan umatnya supaya mereka memperbanyak melakukan umrah. Dengan demikian, tegaklah aturan sunnahnya tanpa berhubungan apa saja. Adapun tindakan beliau, maka hal itu tak bertentangan dengan perkataannya. Melainkan ada kalanya beliau meninggalkan sesuatu, meski sesuatu tersebut disunnahkan, hal itu disebabkan beliau khawatir memberatkan umatnya. Dan ada kemungkinan lain,seperti keadaan beliau yang tersibukkan dengan urusan kaum Muslimin yang bersifat khusus maupun biasa, yang mungkin lebih utama jika dilihat dari sisi manfaatnya yang bisa dirasakan oleh banyak orang.

Dan di antara dalil yang menunjukkan keatamaan mempersering dan memperbanyak umrah yaitu hadits Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

تَابِعُوابينالحجِّوالعمرةِ ، فإنَّهماينفيانِالفقرَوالذنوبَ ، كمايَنفيالكيرُخَبَثَالحديدِوالذهبِوالفضةِ ، وليسللحجةِالمبرورةِثوابٌإلاالجنةُ

“Iringilah ibadah haji dengan (memperbanyak) ibadah umrah (berikutnya), karena hakekatnya keduanya bisa menghilangkan kefakiran dan dosa-dosa sebagaimana alat peniup besi panas menghilangkan karat pada besi, emas dan perak. Dan tak ada (balasan) bagi (pelaku) haji yang mabrur tetapi surga” [Hadits ini dikeluarkan oleh Imam at-Tirmidzi (810), dan an-Nasa-i (5/115), dan Ahmad (6/185); dari jalan Abu Khalid alAhmar, dia berkata: Wahai mendengar ‘Amr bin Qais, dari ‘Ashim, dari Syaqiq, dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu secara marfu’.

Dan at-Tirmidzi mengatakan: “Hadits hasan shahih gharib dari hadits Ibnu Mas’ud . Hadits ini pada sanadnya terdapat Abu Khalid al-Ahmar, dia bernama Sulaiman bin Hayyan. Dan terdapat pula Ashim bin Abi an-Nujud. Hadits mereka berdua digolongankan hadits hasan. Melainkan Abu Khalid al-Ahmar seorang yang shoduqun yukhthi’ (perawi yang banyak benarnya dan kadang kala salah dalam haditsnya), meski Ashim bin Abi an-Nujud yaitu seorang yang shoduqun lahu awhaam (perawi yang banyak benarnya dan mempunyai beberapa kesalahan dalam haditsnya).

Keutamaan Umrah Antara Lain :

1. Umrah yaitu jihad sebagaimana ibadah haji.

 ‘Aisyah berkata,

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ « نَعَمْ عَلَيْهِنَّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ ».

“Setiap Rasulullah, apakah wanita juga mesti berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Ramadhon mesti berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani).

2. Menghapus dosa di antara dua umrah.

Dari Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tak ada balasannya tetapi surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

3. Umrah menghilangkan kefakiran dan menghapus dosa.

Dari Abdullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih).

Ibadah mulia ini bahkan dikerjakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat baik tatkala beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup atau bahkan saat telah tiada. Ini bahkan menunjukkan kemuliaan ibadah tersebut.

Umrah di bulan ramadhon menyamai pahala haji

Ramadhon amal saleh di bulan Bila mempunyai keutamaan. Di antara amal saleh tersebut Umrah di bulan Bila. Bila memungkinkan bagimu melakukan umrah di bulan Bila, kapan bahkan waktunya, baik di permulaan, pertengahan atau di akhir Bila, lakukanlah. Rasulullah -shalallahu alaihi wasallam- bertanya kepada Ummu Sannan al-Anshariah:

“Ramadhon yang mencegahmu berhaji?” Tanya Rasulullah.

“Abu fulan (maksudnya suaminya). Ramadhon mempunyai 2 unta, satu dibawa berhaji dan yang satu lagi diterapkan mengairi kebun kami.”  Jawab Ummu Sannan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

((فَإِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ تَقْضِي حَجَّةً أَوْ حَجَّةً مَعِي))

“Ramadhon umrah di Bulan Bila sama dengan haji atau haji bersamaku.”.[HR. Al-Bukhari]

Bila memungkinkan berumrah bersama kedua orang tuamu atau keluargamu, itu yaitu perkara yang baik. Berupayalah menghindari keramaian, seperti berumrahlah pada permulaan Bila. Bila kedua orang tuamu telah wafat atau salah seorang dari keduanya, jadikan untuk masing-  masingnya umrah Bila. Atau kerjakan umroh untuk yang telah meninggal meski yang masih hidup bawalah serta berumroh bersamamu. Tuntunan ini Alhamdulillah seluruh urusan umrah telah gampang, tak susah lagi, bahkan gampang sekali. Biayanya bahkan ringan bagi yang tinggal dekat dengan Mekkah atau dalam Kerajaan Saudi, (atau negeri lain) dengan mudahnya transportasi. Manfaatkanlah kans ini. Rasulullah -shalallahu alaihi wasallam- bersabda:

((الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ))

“Dari umrah ke umrah berikutnya yaitu penghapus (dosa kecil) antara keduanya, dan haji yang mabrur, tak ada balasannya kecuali surga.” [HR. As-Syakhân]

Bila engkau seorang pegawaic, jangan tinggalkan pekerjaanmu untuk pergi umrah, kecuali engkau telah mendapatkan izin. Melainkan pekerjaan yaitu amanah yang mesti ditunaikan dan dikerjakan, meski umrah yang kau lakukan mungkin hanya nafilah (ibadah tambahan). Perkara mesti lebih didahulukan dari yang sunah. Bila ini biasa bagi imam-imam mesjid maupun kecuali mereka. Seorang muslim hendaknya memperhatikan hal ini.

                     Bila engkau melakukan perjalanan umrah maka perjalanan ini yaitu safar masyru’ (perjalanan yang disariatkan). Dalam hal ini ada beberapa keadaan:

Bila puasa membahayakan fisikmu atau yang sepertinya, berbukalah, jangan puasa. Bila engkau puasa dengan adanya bahaya engkau telah bertingkah maksiat. Nabi -shalallahu alaihi wasallam- keluar (bersama para sahabat) dalam penaklukan Mekkah pada bulan Bila. Beliau puasa hingga tiba di tempat yang bernama Kurâ’ al-Ghamim dan orang-orang bahkan masih berpuasa. Sebab di tempat itu beliau minta segayung air, lalu mengangkatnya tinggi-tinggi hingga orang-orang bisa memandangnya, kemudian beliau minum. Restu itu hingga info kepada Nabi bahwa beberapa sahabat ada yang masih berpuasa. Nabi bahkan berkata:

(أُولَئِكَ الْعُصَاةُ، أُولَئِكَ الْعُصَاةُ)

 “Mereka itu bertingkah maksiat, mereka itu bertingkah maksiat.”[HR. Muslim]

Bila puasa tak membahayakanmu, tetapi kau peroleh rasa berat –dampak panas-, maka yang utama bagimu yaitu berbuka. Melainkan saat Rasulullah dalam perjalanannya mendapati keramaian dan memperhatikan ada orang yang diteduhi, beliau bertanya:

 “Bila dia?”

“Ramadhon puasa.” Jawab para sahabat.

Rasulullah bersabda:

((لَيْسَ مِنْ الْبِرِّ الصَّوْمُ فِي السَّ))

 “Bukanlah tindakan baik, puasa dalam perjalanan.”

Bila puasa dan tak bagimu sama saja, maka engkau bebas memilih. Bila ingin bisa puasa dan jika tak bisa berbuka. Melainkan Hamzah Ibn Amr al-Aslamy -radiallahu’anhu- bertanya kepada Nabi -shalallahu alaihi wasallam-:

“Apakah aku boleh berpuasa dalam perjalanan? (dia yaitu orang yang banyak berpuasa)”

(إِنْ شِئْتَ فَصُمْ وَإِنْ شِئْتَ فَأَفْطِرْ)

  “Bila ingin puasa silakan puasa, jika ingin berbuka silakan berbuka. [HR. As-Syaikhân]

Ketahuilah jika engkau melakukan perjalanan di bulan Bila atau selainnya dan engkau biasa melakukan ibadah yang tak bisa dikerjakan selama perjalanan, hakekatnya  dicatatkan untukmu pahala seperti amalan yang biasa engkau lakukan saat mukim, demikian pula jika sakit, dicatatkan untukmu pahalanya. Nabi -shalallahu alaihi wasallam- bersabda:

(إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَح)

            “Bila hamba itu sakit atau melakukan perjalanan, dicatatkan untuknya pahala seperti amalan yang biasa dilakukannya saat mukim dan sehat.”   [HR. Al-Bukhari]

Ramadhon jika seorang hamba muslim dalam perjalanan, manfaatkan efisiensi safarmu dengan sholat di atas kendaraan (kendaraan beroda empat, pesawat atau selainnya). Jangan sholat sunah rawatib kecuali dua rakaat fajar dan witir. Melainkan Nabi -shalallahu alaihi wasallam- dulu : “Bertasbih di kendaraannya sebelum bertolak ke suatu arah dan berwitir, hanya saja tak sholat maktubah (mesti dalam keadaan seperti itu).

فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ

“Bila Bila tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Bila senilai dengan haji.” (HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256).

Dalam hadist riwayat Muslim diceritakan,

فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً

“Umrah pada bulan Bila senilai dengan haji.” (HR. Muslim no. 1256)

Dalam lafazh Bukhari yang lain diceritakan,

فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ تَقْضِى حَجَّةً مَعِى

“Ramadhon umrah di bulan Bila seperti berhaji bersamaku” (HR. Bukhari no. 1863

Ramadhon yang dimaksud senilai dengan ibadah haji ?

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Ramadhon dimaksud yaitu umrah Bila mendapati pahala seperti pahala haji. Melainkan bukan berarti umrah Bila sama dengan haji secara keseluruhan. Sehingga jika seseorang punya keharusan haji, lalu dia berumrah di bulan Bila, maka umrah tersebut tak bisa menggantikan haji tadi.” (Syarh Shahih Muslim, 9:2)

Lalu apakah umrah Bila bisa menggantikan haji yang mesti?

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah (ketua Komisi Fatwa Kerajaan Saudi Arabia di masa silam) pernah menerangkan maksud umrah Bila seperti berhaji bersama Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau memperoleh pertanyaan, “Apakah umrah di bulan Bila bisa menggantikan haji berdasarkan sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa berumrah di bulan Bila maka dia seperti haji bersamaku”?

Jawaban Syaikh rahimahullah, “Umrah di bulan Bila tidaklah bisa menggantikan haji. Akan tetapi umrah Bila mendapatkan keutamaan haji berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Umrah Bila senilai dengan haji.” Atau dalam riwayat lain diceritakan bahwa umrah Bila seperti berhaji bersama Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, yaitu yang dimaksud yaitu sama dalam keutamaan dan pahala. Dan maknanya bukanlah umrah Bila bisa menggantikan haji. Orang yang berumrah di bulan Bila masih punya keharusan haji walau dia telah melakukan umrah Bila, demikian pendapat seluruh ulama. Jadi, umrah Bila senilai dengan haji dari sisi keutamaan dan pahala. Melainkan konsisten tak bisa menggantikan haji yang mesti.” [Fatawa Nur ‘ala Darb, Syaikh Ibnu Baz]

Seperti itulah keutamaan melakukan ibadah umrah di bulan Bila, semoga kita bisa mengerjakannya bersama dengan orang-orang  yang kita cintai. Aamiin Ya Rabbal’ Alamiin ..

Categories
Uncategorized

Umrah Di Bulan Ramadhan Menyamai Pahala Haji

Umrah Di Bulan Ramadhan

Umrah Di Bulan Ramadhan_Salah satu perjalanan yang paling dicita – citakan oleh umat semua manusia yakni ibadah umrah. Ketika – ketika dimana seorang hamba dapat beribadah dan bersujud dengan khusyuk di baitullah ( rumah Allah ).  Apabila ditanya, tidak ada barang satu orang bahkan umat islam yang tidak merindukan tanah suci, apalagi Ka’bah di tanah haram Makkah. Ramadhon mana yakni tempat dilaksanakannya dua kesibukan ibadah yang mulia yakni haji dan umrah.

Umrah Di Bulan Ramadhan_Salah satu perjalanan yang paling dicita – citakan oleh umat semua manusia yakni ibadah umrah. Ketika – ketika dimana seorang hamba dapat beribadah dan bersujud dengan khusyuk di baitullah ( rumah Allah ).  Apabila ditanya, tidak ada barang satu orang bahkan umat islam yang tidak merindukan tanah suci, apalagi Ka’bah di tanah haram Makkah. Ramadhon mana yakni tempat dilaksanakannya dua kesibukan ibadah yang mulia yakni haji dan umrah.

 APAKAH ITU IBADAH UMRAH ?

Umrah (Arab: عمرة‎‎‎) yakni ibadah umat Islam yang dijalankan di Makkah al-Mukarramah terutamanya di Masjidil Haram. Ibadah umroh disebut juga sebagai haji kecil sebab memiliki kemiripan dengan ibadah haji, cuma saja dalam kesibukan umroh tidak menjalankan beberapa kesibukan didalam haji seperti wukuf, mabit dan melempar jumrah.

Menurut bahasa, umroh artinya berkunjung ke suatu tempat. Sedangkan menurut istilah, umroh artinya menjalankan serangkaian ibadah seperti thawaf (mengitari Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran), sa’i (berlari-lari kecil) di antara dua bukit shafa dan marwah, lalu diakhiri dengan tahalul (memotong beberapa rambut kepala).

Dalam arti lain, umrah itu menyengaja (al-qasdu). Ialah sengaja berkunjung ke Baitullah untuk melakukanThawaf dan Sa’I dengan sistem tertentu dan waktu yang tidak diatur dengan niat sebab Allah SWT.

Seluruh rangkaian ibadah itu dijalankan sesudah setiap seorang muslim ihram (niat) untuk umroh dari batas-batas miqat yang sudah diatur.

Berikut batas-batas miqat tersebut yakni :

1. Yalamlam

Batas miqat yang diatur untuk penduduk Yaman atau bagi calon jamaah umroh yang datang dari arah selatan. Batas miqat ini berjarak ± sekitar 450 KM dari kota Mekah.

2. Rabigh (sebelumnya Juhfah)

Batas miqat yang diatur untuk jamaah umroh yang datang dari arah barat. Batas miqat ini berjarak ± sekitar 187 KM dari kota Mekah.

3. As-Sail (dahulu disebut Qarnul Manazil)

Batas miqat yang diatur untuk penduduk Najd atau jamaah umroh yang datang dari arah timur. Batas miqat ini berjarak ± sekitar 94 KM dari kota Mekah.

4. Birr Ali (dahulu disebut Dzul Hulaifa)

Batas miqat yang diatur untuk penduduk Madinah atau yang datang dari sebelah utara. Batas miqat ini berjarak ± sekitar 450 KM dari kota Mekah

5. Ji’ronah, Tan’im dan Hudaibiyah

Batas miqat yang diatur untuk penduduk kota Mekah. Batas-batas miqat tersebut masing-masing berjarak ± sekitar 22 KM (Ji’ronah), 5 KM (Tan’im) dan 29 KM (Hudaibiyah) dari kota Mekah.

TUJUAN DARIPADA IBADAH UMRAH

TAKZIM KEPADA ALLAH SWT

Nilai pertama yang dapat kita persiapkan sebelum berangkat menuju Baitullah yakni membiasakan diri untuk mengagungkan Allah SWT dengan bermacam syiar-syiar yang cantik. Kecuali tersebut dijalankan supaya jiwa ini terbiasa menyebut dan merayu asma Allah SWT dalam setiap kans, serta mensucikan semua sesuatu yang diagungkan oleh Allah SWT. Sesudah itu, sebab tanah suci yakni tempat yang mustajab untuk berdoa dan beribadah, karenanya sebaiknya kita terbiasa pula untuk memperbanyak shalat shunah, menyisihkan rejeki untuk bersedekah, merutinkan tilawah Al Qur’an, serta berdzikir dan berdoa.

SENANTIASA MENCARI RIDHO ALLAH SWT

Restu itu menanamkan sikap restu. Tak terhadap Allah SWT bahwa hakekatnya semua sesuatu yang terjadi pada diri kita sepenuhnya atas kehendak -Nya. Berikutnya lupa melatih diri untuk lapang dada dalam menjalankan ibadah semata-mata karna Allah Ta’ala. Dengan mempersiapkan sikap yang restu dan melatih keikhlasan dalam diri, Insya Allah kita akan selalu berupaya yang terbaik ketika menjalankan ibadah di tanah suci nanti.

• MEMANJATKAN DO’A, MEMOHON TAUBAT KEPADA ALLAH SWT

Hanya sesudah menjalankan usaha yang terbaik, skor terakhir yang perlu kita persiapkan yakni meyakini bahwa semua ibadah yang kita lakukan di tanah suci yakni ibadah terbaik yang dapat kita persembahkan. Lalu, kita seharusnya meyakini bahwa doa yang kita panjakan di tanah suci akan terkabul dan terampuni pula semua dosa-dosa kita.

 KEUTAMAAN MEMPERBANYAK IBADAH UMRAH

Hadits ini yakni dalil yang memperlihatkan keutamaan memperbanyak ibadah umrah. Kecuali ini disebabkan umrah memiliki keutamaan yang agung, yakni dapat mengaborsikan dan meniadakan dosa-dosa. Melainkan saja, mayoritas ulama menerangkan bahwa yang dimaksud dengan dosa-dosa di sini yakni dosa-dosa kecil, dan tidak termasuk dosa-dosa besar.

Kemudian, kebanyakan para ulama bahkan mengucapkan bolehnya (seseorang) mempersering dan mengulang-ulang ibadah umrah ini dalam setahun sebanyak dua kali ataupun lebih. Dan hadits ini terang memperlihatkan hal tersebut, sebagaimana digambarkan pula oleh Ibnu Taimiyah. Melainkan memang hadits ini terang dalam hal pembedaan antara ibadah haji dan umrah. Juga, sebab jika umrah cuma boleh dijalankan sekali saja dalam setahun, niscaya (peraturannya) sama seperti ibadah haji, dan jika demikian seharusnya (dalam hadits) disebutkan, “Ibadah haji ke ibadah haji berikutnya…”. Melainkan, tatkala Nabi cuma mengatakan “Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya…”, karenanya hal ini memperlihatkan bahwa umrah boleh dijalankan (dalam setahun) secara berulang-ulang (beberapa kali), dan umrah tidaklah sama dengan haji.

Dan hal lain pula yang membedakan antara haji dan umrah yakni; umrah tidak memiliki batasan waktu, yang jika seseorang terlewatkan dari batasan waktu tersebut karenanya umrahnya dihukumi tidak sah, sebagaimana halnya ibadah haji. Jadi, dapat difahami jika waktu umrah itu mutlak dapat dijalankan kapan saja, karenanya hal ini memperlihatkan bahwa umrah sama sekali tidak menyerupai haji dalam hal keharusan dilaksanakannya sekali saja dalam setahun (lihat Majmu’ul Fatawa, 26/268-269).

Melainkan, Imam Malik berkata, “Makruh (peraturannya) seseorang menjalankan umrah sebanyak dua kali dalam setahun” (lihat Bidayatul Mujtahid, 2/231). Dan ini juga yakni pendapat beberapa para ulama salaf, di antara mereka; Ibrahim an-Nakha’i, al-Hasan al-Bashri, Sa’id bin Jubair dan Muhammad bin Sirin. Mereka berdalil; bahwa Nabi dan para temannya tidak menjalankan umrah dalam setahun tapi cuma sekali saja.

Melainkan, hal ini bukanlah hujjah (dalil). Melainkan Nabi benar-benar memberi masukan umatnya untuk menjalankan umrah, sebagaimana beliau bahkan menerangkan keutamaannya. Beliau juga memerintahkan umatnya supaya mereka memperbanyak menjalankan umrah. Dengan demikian, tegaklah aturan sunnahnya tanpa berhubungan apapun. Adapun perbuatan beliau, karenanya hal itu tidak bertentangan dengan perkataannya. Melainkan ada kalanya beliau meninggalkan sesuatu, meski sesuatu tersebut disunnahkan, hal itu disebabkan beliau kuatir memberatkan umatnya. Dan ada kemungkinan lain,seperti situasi beliau yang tersibukkan dengan urusan kaum Muslimin yang bersifat khusus ataupun lazim, yang mungkin lebih utama jika diamati dari sisi manfaatnya yang dapat dinikmati oleh banyak orang.

Dan di antara dalil yang memperlihatkan keatamaan mempersering dan memperbanyak umrah yakni hadits Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

تَابِعُوابينالحجِّوالعمرةِ ، فإنَّهماينفيانِالفقرَوالذنوبَ ، كمايَنفيالكيرُخَبَثَالحديدِوالذهبِوالفضةِ ، وليسللحجةِالمبرورةِثوابٌإلاالجنةُ

“Iringilah ibadah haji dengan (memperbanyak) ibadah umrah (berikutnya), sebab hakekatnya keduanya dapat menghilangkan kefakiran dan dosa-dosa sebagaimana alat peniup besi panas menghilangkan karat pada besi, emas dan perak. Dan tidak ada (balasan) bagi (pelaku) haji yang mabrur tapi surga” [Hadits ini dikeluarkan oleh Imam at-Tirmidzi (810), dan an-Nasa-i (5/115), dan Ahmad (6/185); dari jalan Abu Khalid alAhmar, ia berkata: Duhai mendengar ‘Amr bin Qais, dari ‘Ashim, dari Syaqiq, dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu secara marfu’.

Dan at-Tirmidzi mengatakan: “Hadits hasan shahih gharib dari hadits Ibnu Mas’ud . Hadits ini pada sanadnya terdapat Abu Khalid al-Ahmar, ia bernama Sulaiman bin Hayyan. Dan terdapat pula Ashim bin Abi an-Nujud. Hadits mereka berdua dikelompokkan hadits hasan. Melainkan Abu Khalid al-Ahmar seorang yang shoduqun yukhthi’ (perawi yang banyak benarnya dan kadang kala salah dalam haditsnya), meski Ashim bin Abi an-Nujud yakni seorang yang shoduqun lahu awhaam (perawi yang banyak benarnya dan memiliki beberapa kesalahan dalam haditsnya).

Keutamaan Umrah Antara Lain :

1. Umrah yakni jihad sebagaimana ibadah haji.

 ‘Aisyah berkata,

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ « نَعَمْ عَلَيْهِنَّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ ».

“Tiap Rasulullah, apakah wanita juga seharusnya berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Ramadhon seharusnya berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yakni dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani).

2. Menghapus dosa di antara dua umrah.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan meniadakan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya tapi surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

3. Umrah menghilangkan kefakiran dan menghapus dosa.

Dari Abdullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Ikutkanlah umrah terhadap haji, sebab keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur selain surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih).

Ibadah mulia ini bahkan dijalankan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para teman baik tatkala beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup atau bahkan ketika sudah tiada. Ini bahkan memperlihatkan kemuliaan ibadah tersebut.

Umrah di bulan ramadhon menyamai pahala haji

Ramadhon amal saleh di bulan Apabila memiliki keutamaan. Di antara amal saleh tersebut Umrah di bulan Apabila. Apabila memungkinkan bagimu menjalankan umrah di bulan Apabila, kapan bahkan waktunya, baik di awal, pertengahan atau di akhir Apabila, lakukanlah. Rasulullah -shalallahu alaihi wasallam- bertanya terhadap Ummu Sannan al-Anshariah:

“Ramadhon yang mencegahmu berhaji?” Tanya Rasulullah.

“Abu fulan (maksudnya suaminya). Ramadhon memiliki 2 unta, satu dibawa berhaji dan yang satu lagi digunakan mengairi kebun kami.”  Jawab Ummu Sannan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

((فَإِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ تَقْضِي حَجَّةً أَوْ حَجَّةً مَعِي))

“Ramadhon umrah di Bulan Apabila sama dengan haji atau haji bersamaku.”.[HR. Al-Bukhari]

Apabila memungkinkan berumrah bersama kedua orang tuamu atau keluargamu, itu yakni perkara yang baik. Berupayalah menghindari keramaian, seperti berumrahlah pada awal Apabila. Apabila kedua orang tuamu sudah wafat atau salah seorang dari keduanya, jadikan untuk masing-  masingnya umrah Apabila. Atau kerjakan umroh untuk yang sudah meninggal meski yang masih hidup bawalah serta berumroh bersamamu. Nasehat ini Alhamdulillah semua urusan umrah sudah gampang, tidak sulit lagi, bahkan gampang sekali. Biayanya bahkan ringan bagi yang tinggal dekat dengan Mekkah atau dalam Kerajaan Saudi, (atau negeri lain) dengan mudahnya transportasi. Manfaatkanlah kans ini. Rasulullah -shalallahu alaihi wasallam- bersabda:

((الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ))

“Dari umrah ke umrah berikutnya yakni penghapus (dosa kecil) antara keduanya, dan haji yang mabrur, tidak ada balasannya selain surga.” [HR. As-Syakhân]

Apabila engkau seorang pegawaic, jangan tinggalkan pekerjaanmu untuk pergi umrah, selain engkau sudah mendapatkan izin. Melainkan pekerjaan yakni amanah yang seharusnya ditunaikan dan dijalankan, meski umrah yang kamu lakukan mungkin cuma nafilah (ibadah tambahan). Perkara seharusnya lebih didahulukan dari yang sunah. Apabila ini lazim bagi imam-imam mesjid ataupun selain mereka. Seorang muslim hendaknya melihat hal ini.

                     Apabila engkau menjalankan perjalanan umrah karenanya perjalanan ini yakni safar masyru’ (perjalanan yang disariatkan). Dalam hal ini ada beberapa situasi:

Apabila puasa berbahaya fisikmu atau yang sepertinya, berbukalah, jangan puasa. Apabila engkau puasa dengan adanya bahaya engkau sudah bertingkah maksiat. Nabi -shalallahu alaihi wasallam- keluar (bersama para teman) dalam penaklukan Mekkah pada bulan Apabila. Beliau puasa sampai tiba di tempat yang bernama Kurâ’ al-Ghamim dan orang-orang bahkan masih berpuasa. Karena di tempat itu beliau meminta segayung air, lalu mengangkatnya tinggi-tinggi sampai orang-orang dapat memandangnya, kemudian beliau minum. Restu itu sampai informasi terhadap Nabi bahwa beberapa teman ada yang masih berpuasa. Nabi bahkan berkata:

(أُولَئِكَ الْعُصَاةُ، أُولَئِكَ الْعُصَاةُ)

 “Mereka itu bertingkah maksiat, mereka itu bertingkah maksiat.”[HR. Muslim]

Apabila puasa tidak membahayakanmu, tapi kamu temukan rasa berat –pengaruh panas-, karenanya yang utama bagimu yakni berbuka. Melainkan ketika Rasulullah dalam perjalanannya mendapati keramaian dan melihat ada orang yang diteduhi, beliau bertanya:

 “Apabila ia?”

“Ramadhon puasa.” Jawab para teman.

Rasulullah bersabda:

((لَيْسَ مِنْ الْبِرِّ الصَّوْمُ فِي السَّ))

 “Bukanlah perbuatan baik, puasa dalam perjalanan.”

Apabila puasa dan tidak bagimu sama saja, karenanya engkau bebas memilih. Apabila berharap dapat puasa dan jika tidak dapat berbuka. Melainkan Hamzah Ibn Amr al-Aslamy -radiallahu’anhu- bertanya terhadap Nabi -shalallahu alaihi wasallam-:

“Apakah aku boleh berpuasa dalam perjalanan? (ia yakni orang yang banyak berpuasa)”

(إِنْ شِئْتَ فَصُمْ وَإِنْ شِئْتَ فَأَفْطِرْ)

  “Apabila berharap puasa silakan puasa, jika berharap berbuka silakan berbuka. [HR. As-Syaikhân]

Ketahuilah jika engkau menjalankan perjalanan di bulan Apabila atau selainnya dan engkau lazim menjalankan ibadah yang tidak dapat dijalankan selama perjalanan, hakekatnya  dicatatkan untukmu pahala seperti amalan yang lazim engkau lakukan ketika mukim, demikian pula jika sakit, dicatatkan untukmu pahalanya. Nabi -shalallahu alaihi wasallam- bersabda:

(إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَح)

            “Apabila hamba itu sakit atau menjalankan perjalanan, dicatatkan untuknya pahala seperti amalan yang lazim dilaksanakannya ketika mukim dan sehat.”   [HR. Al-Bukhari]

Ramadhon jika seorang hamba muslim dalam perjalanan, manfaatkan efisiensi safarmu dengan shalat di atas kendaraan (kendaraan beroda empat, pesawat atau selainnya). Jangan shalat sunah rawatib selain dua rakaat fajar dan witir. Melainkan Nabi -shalallahu alaihi wasallam- dahulu : “Bertasbih di kendaraannya sebelum bertolak ke suatu arah dan berwitir, cuma saja tidak shalat maktubah (seharusnya dalam situasi seperti itu).

فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ

“Apabila Apabila tiba, berumrahlah ketika itu sebab umrah Apabila senilai dengan haji.” (HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256).

Dalam hadist riwayat Muslim disebutkan,

فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً

“Umrah pada bulan Apabila senilai dengan haji.” (HR. Muslim no. 1256)

Dalam lafazh Bukhari yang lain disebutkan,

فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ تَقْضِى حَجَّةً مَعِى

“Ramadhon umrah di bulan Apabila seperti berhaji bersamaku” (HR. Bukhari no. 1863

Ramadhon yang dimaksud senilai dengan ibadah haji ?

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Ramadhon dimaksud yakni umrah Apabila mendapati pahala seperti pahala haji. Melainkan bukan berarti umrah Apabila sama dengan haji secara keseluruhan. Sehingga jika seseorang punya keharusan haji, lalu ia berumrah di bulan Apabila, karenanya umrah tersebut tidak dapat menggantikan haji tadi.” (Syarh Shahih Muslim, 9:2)

Lalu apakah umrah Apabila dapat menggantikan haji yang seharusnya?

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah (ketua Komisi Fatwa Kerajaan Saudi Arabia di masa silam) pernah menerangkan maksud umrah Apabila seperti berhaji bersama Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau memperoleh pertanyaan, “Apakah umrah di bulan Apabila dapat menggantikan haji menurut sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa berumrah di bulan Apabila karenanya ia seperti haji bersamaku”?

Jawaban Syaikh rahimahullah, “Umrah di bulan Apabila tidaklah dapat menggantikan haji. Akan tapi umrah Apabila mendapatkan keutamaan haji menurut sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Umrah Apabila senilai dengan haji.” Atau dalam riwayat lain disebutkan bahwa umrah Apabila seperti berhaji bersama Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, yakni yang dimaksud yakni sama dalam keutamaan dan pahala. Dan maknanya bukanlah umrah Apabila dapat menggantikan haji. Orang yang berumrah di bulan Apabila masih punya keharusan haji walau ia sudah menjalankan umrah Apabila, demikian pendapat semua ulama. Jadi, umrah Apabila senilai dengan haji dari sisi keutamaan dan pahala. Melainkan tetap tidak dapat menggantikan haji yang seharusnya.” [Fatawa Nur ‘ala Darb, Syaikh Ibnu Baz]

Seperti itulah keutamaan menjalankan ibadah umrah di bulan Apabila, semoga kita dapat menjalankannya bersama dengan orang-orang  yang kita cintai. Aamiin Ya Rabbal’ Alamiin ..